P'lembang Tercinto - Sekolah ini terletak dijalan Residen Abdul Rozak(jln Lingkar menuju PT.Pusri tuh). Berdiri kokoh dengan bangunan setinggi 4 lantai dan arsitekturnya sangat meyakinkan bahwa sekolah ini untuk kelas Elite.. atau kelas atas gitu deh.. Kabarnya sih Uang Sekolahnya Selangit, tapi wajar sih kalo dilihat dari sisi fasilitas Sekolah yang full AC, Lab. yang lengkap, Perpustakaan, Lapangan olahraga, Kantin Modern dan Gedung Theater... wuuh.... wajar dong.. :)
Sekolah ini hanya terdiri dari SMP dan SMA saja, walau demikian segudang prestasi di bidang akademi sudah diraih anak didiknya... lihat situs resminya disini....
Sabtu, 30 Juli 2011
SMP-SMA Kusuma Bangsa Palembang (KumBang)
Danau OPI
P'lembang Tercinto - Danau OPI (Ogan Permata Indah) adalah sebuah danau buatan yang terletak di Perumahan Ogan Permata Indah, Jakabaring Palembang. Danau ini terkenal sejak PON 16 dikota Palembang dengan tujuan sebagai tempat hiburan dan sebagai kolam retensi bagi perumahan disekitarnya.
Terakhir memang betul Danau OPI menjadi salah satu tempat nongkrong anak-anak muda Kota Palembang. Terutama saat hari Sabtu dan Minggu serta di hari-hari libur.
Disana terdapat beberapa macam permainan yang bisa dimainkan pengunjung seperti Banana Boat, Perahu gayuh(Bebek2n gitu), ada juga tempat makan dan istirahat yang cukup nyaman ditambah suasana angin yang sangat sejuk menambah betahnya kita disana...
Hotel Horison Palembang
P'lembang Tercinto - Hotel ini pertama saya lihat progressnya waktu saya masih duduk di bangku SMP... waktu itu saya lihat dari GOR Kampus, Palembang. Pembangunannya lumayan lama ya kayanya.. soalnya Aryaduta yang dulu awal pemiliknya adalah Aston Palembang lebih dulu selesai ketimbang si Horison..
Hotel satu ini lumayan membuat saya bangga karena dilihat dari segi arsitektur dan hiasan-hiasannya saja sudah sangat menarik. Belum lagi semua fasilitas yang diberikan oleh hotel ini. wuhh.. jadi pengen masuk kesana... hhe.
Untuk selengkapnya bisa dilihat di Website resmi milik Horison Palembaang di http://horisonpalembang.com
Hotel satu ini lumayan membuat saya bangga karena dilihat dari segi arsitektur dan hiasan-hiasannya saja sudah sangat menarik. Belum lagi semua fasilitas yang diberikan oleh hotel ini. wuhh.. jadi pengen masuk kesana... hhe.
Untuk selengkapnya bisa dilihat di Website resmi milik Horison Palembaang di http://horisonpalembang.com
Hotel Untuk Tamu dan Pengunjung SeaGames
SEA Games XXVI 2011 - Hei teman-teman sekalian.. sorry beberapa gak update informasi. Lagi banyak tugas nih jadi mesti off dulu Posting2nya.. hhe. Hari ini saya akan kejar beberapa postingan yang mungkin untuk menutupi hari-hari berikutnya karena saya masih harus mengerjakan tugas kuliah. Ok langsung saja untuk yang satu ini terinspirasi dari pengunjung blog yang menuliskan permintaan referensi hotel yang dekat dengan Jakabaring Sport City(JSC) maka sedikit banyak akan saya tulis apa yang saya tahu... semoga membantu..
Rabu, 27 Juli 2011
Logo of Sea Games XXVII 2011 Palembang-Jakarta
Sea Games XXVI 2011 Palembang-Jakarta - To host the SEA Games in 2011 has the meaning of hard work for Indonesia. Many things must be prepared to pick up the success Games of these Southeast Asian countries.
Berbenah Untuk SeaGames XXVI 2011 Palembang
Sea Games XXVI 2011 Palembang - Salam buat teman-teman yang tinggal di Kota Palembang, salam juga buat teman-teman yang ada diluar kota Palembang dan tetap setia mengunjungi blog ini. Pagi ini saya ingin menulis sedikit tentang Kota Palembang yang berbenah sesaat sebelum Event Olahraga Sea Games diselenggaraka November tahun ini.
Minggu, 24 Juli 2011
Pasar Cinde
P'lembang Tercinto - Pasar Cinde Merupakan salah satu pasar tradisional di Kota Palembang yang jelas-jelas terletak ditengah kota, yaitu di Jln. Jend. Sudirman sebelum simpang lampu merah Charitas kalau dari Ampera.
Jakabaring Berkabut Tebal
P'lembang Tercinto - Pagi ini sekitar pukul 05.00 WIB Jakabaring kembali berkabut , keadaan ini lebih parah ketimbang 2 hari yang lalu seperti yang saya posting di Palembang Berkabut.
Kali ini sebagian kota Palembang tidak begitu terlalu berkabut namun Jakabaring mulai dari simpang lampu merah Jakabaring sampai pasar induk dan stadion Gelora Sriwijaya terdapat kabut tebal.
Biasanya saya mau belok ke jalan Pangeran Ratu(arah mau kepasar induk) saya bisa melihat jelas Gedung Baru SumSelBabel dengan hiasan lampunya yang cantik ... tapi dini hari ini tidak, nyaris saja saya tidak bisa melihat gedung tersebut. Ini menunjukkan bahwa Kabut di areal jakabaring sangatlah tebal dan sangat mengganggu pengguna kendaraan bermotor.
Kali ini sebagian kota Palembang tidak begitu terlalu berkabut namun Jakabaring mulai dari simpang lampu merah Jakabaring sampai pasar induk dan stadion Gelora Sriwijaya terdapat kabut tebal.
Biasanya saya mau belok ke jalan Pangeran Ratu(arah mau kepasar induk) saya bisa melihat jelas Gedung Baru SumSelBabel dengan hiasan lampunya yang cantik ... tapi dini hari ini tidak, nyaris saja saya tidak bisa melihat gedung tersebut. Ini menunjukkan bahwa Kabut di areal jakabaring sangatlah tebal dan sangat mengganggu pengguna kendaraan bermotor.
Sabtu, 23 Juli 2011
Jembatan Ampera
P'lembang Tercinto - Jembatan Ampera adalah ikon Kota Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. Jembatan dibangun pada tahun 1962 di Era Presiden Soekarno dengan nama awal jembatan ini adalah Jembatan Bung Karno. Jembatan ini sendiri dibangun dengan dana pampasan perang dan tenaga ahli dari Jepang.
Secara posisi jembatan ini terletak tepat di tengah Kota Palembang dengan asumsi akan menghubungkan 2 buah daratan kota yaitu Seberang ILIR dan Sebarang ULU. Panjang dari Jembatan Ampera sekitar 1.117 meter dengan lebar 22 meter. Dengan 2 Menara setinggi 63 meter dengan jarak antar menara sekitar 75 meter.
Di awal-awal pembangunan jembatan ini mampu diangkat bagian tengahnya dengan tujuan agar Kapal yang memiliki tiang kapal tinggi mampu melewati jembatan tersebut. Namun pada tahun 1990 bandul untuk mengangkat jembatan pada bagian tengah tersebutpun diturunkan karena sudah sangat tidak cocok untuk zamannya. Untuk mengangkat penuh jembatan dan menurunkannya lagi dibutuhkan sekitar 30 menit oleh karena itu bandul diturunkan dan jembatan di matikan alias tidak bisa dinaikkan lagi....
Jembatan Ampera saat ini telah dipercantik oleh Lampu2 hias yang dibuat menggantungi jembatan ini, warna cerah dan ceria menghiasi 2 buah Menara jembatan tersebut. Bahkan sempat pada tahun 2006 jembatan ini diberi lampu tembak agar terlihat lebih ciamik. Secara tidak di duga2 lambat laun Jembatan ini menjadi Icon Kota Palembang yang dikenal masyarakat luar kota palembang sebagai tempat yang indah dan patut dikunjungi.
Jembatan ini sempat terbakar pada akhir tahun 2010 pada ujung bawah jembatan bagian di Seberang ULU. Ini disebabkan penyalahan fungsi daripada bawah jembatan yang dijadikan pasar dan bangunan-bangunan liar. Akibatnya pagar dipinggri jembatan yang terbuat dari besipun memuai dan bengkok, mengingat besarnya api saya kira itu wajar. Jembatan sempat dikatakan tidak layak untuk dilewati dan segera harus dilakukan pemugaran. Naun apa boleh buat jembatan ini adalah satu-satunya akses jalan untuk menyebrang disamping Jembatan Musi 2 yang letaknya jauh kepinggir kota.
Secara posisi jembatan ini terletak tepat di tengah Kota Palembang dengan asumsi akan menghubungkan 2 buah daratan kota yaitu Seberang ILIR dan Sebarang ULU. Panjang dari Jembatan Ampera sekitar 1.117 meter dengan lebar 22 meter. Dengan 2 Menara setinggi 63 meter dengan jarak antar menara sekitar 75 meter.
Di awal-awal pembangunan jembatan ini mampu diangkat bagian tengahnya dengan tujuan agar Kapal yang memiliki tiang kapal tinggi mampu melewati jembatan tersebut. Namun pada tahun 1990 bandul untuk mengangkat jembatan pada bagian tengah tersebutpun diturunkan karena sudah sangat tidak cocok untuk zamannya. Untuk mengangkat penuh jembatan dan menurunkannya lagi dibutuhkan sekitar 30 menit oleh karena itu bandul diturunkan dan jembatan di matikan alias tidak bisa dinaikkan lagi....
Jembatan Ampera saat ini telah dipercantik oleh Lampu2 hias yang dibuat menggantungi jembatan ini, warna cerah dan ceria menghiasi 2 buah Menara jembatan tersebut. Bahkan sempat pada tahun 2006 jembatan ini diberi lampu tembak agar terlihat lebih ciamik. Secara tidak di duga2 lambat laun Jembatan ini menjadi Icon Kota Palembang yang dikenal masyarakat luar kota palembang sebagai tempat yang indah dan patut dikunjungi.
Jembatan ini sempat terbakar pada akhir tahun 2010 pada ujung bawah jembatan bagian di Seberang ULU. Ini disebabkan penyalahan fungsi daripada bawah jembatan yang dijadikan pasar dan bangunan-bangunan liar. Akibatnya pagar dipinggri jembatan yang terbuat dari besipun memuai dan bengkok, mengingat besarnya api saya kira itu wajar. Jembatan sempat dikatakan tidak layak untuk dilewati dan segera harus dilakukan pemugaran. Naun apa boleh buat jembatan ini adalah satu-satunya akses jalan untuk menyebrang disamping Jembatan Musi 2 yang letaknya jauh kepinggir kota.
*jembatan ini sempat menjadi jembatan terpanjang dan termodern di eranya lho.....
Langganan:
Postingan (Atom)

